Setahun dia hilang, saya faham dan tidak pernah mencari atau mengejar.  Seperti bangau, tetapi ingat jalan pulang…  Akhir² ini saya terkesan ‘pulang’nya… selamat kembali!

Tuesday, April 17, 2007
Music adalah irama yang sedih buat kawanku

muzik adalah irama yang sedih buat kawanku
dia memInati pian’O
tapi belajar memEtik gitar
dia Memberitahu petikan irama itu
setiap rangkap punyai maksud tersendiri
namun petikan pianO sememangnya dia nanti
irama dari jari jemari mengisi Ruang sepi…..

Pabila setiap malam itu
Melakar bait bait puisi di hadapan cahaya lilin
Ingin sekali berada disisimu waktu itu
Bercerita tentang diriku

Di hujung senja tanpa
Bersama lagu
Ia bukan lagi tentang dia
Bukan lagi tentang aku untuk kau
Bukan juga semalam dalam kenangan
Yang menghiasi tiap tiap rangkap kisah yang indah

Adakala sangat pantas
Tapi menikam lembut menyusuri kedasar hati..
Bila perlahan menyusuri ke urat-urat jiwa!
Biar berlegar mencari laluan keluar melalui
Air mata

Masih disini
Mereka mencari mereka memiliki
membina istana ditengah lautan
Bilamana pulau kasih tengelam
Tapi petikan piano itu?

Sayang…pergilah sayang
Malam ini malam yang indah
Tidak.. ku lelapkan mata
Dihujung malam tiada pernah kita bersua
Semakin ingin dilupai semakin ia datang
Semakin ingin bertemu dan mengingati
Semakin hilang kau pergi..

Bagaimana perasaan menyatakan rindu padamu
Bila semua itu tak bisa aku kumpul dalam sebuah kata
Biarlah ia disini
Yang menjadi memori

Merasai titis titis ingatan
Kukesat hinga berkaca mata
Saat yang merentapkan
Perjanjian untuk hilang dari pandangan
Sehingga nama ingin diabadi
Menjadi Terindah hanyalah aku sendiri

Kawan..
Ini bukan surat untuk kawan..

Untuk tatapan bila sendirian
Hadirnya suara mengiringi hidup indahmu
Menumpang merasai bahagianya Cinta dihatimu
Dari jauh aku rasa bergetar
Tapi ia bukan lagi untuk hidupku..
Kerna setia pada janji hingga akhir hayatku ini

‘Setiap perjalanan ada hikmahnya
Yang datang sekali tidak kan sama yang terdahulu
Jika hadir lagi tidak jua terbaik atau menjadi lebih baik
Ia tetap tidak kan sama.. bagi menindih cinta pertama
Jawapannya ada pada kita
Dimana kita simpan di pintu pintu hati’

Terbiasa aku menghiasi taman seperti tentang aku untuk kau yang pertama
Untuk bekalan aku ke syurga Firdausi……

Khas buat Mama Jie, Ila Syakila aku Dia dan Anna Abadi...
by ‘OEMOR at 2:22 PM

ku_jie
- Otai -
User is Online
- Otai -

Sejak: 18 Jun 2006
Kirim: 705
Lokasi: us
YIM Status:Yahoo ID

Hantar untuk si romeo

sebuah kisah
kepedihan selalu mengingatkan akan kenangan
diantara dua, diantara berjuta yang kau temui dalam pelarian
beribu-ribu baris sudah kau luah
namum…kebimbangan masih ada tersisa untuk kau rasa

awalnya sebuah kisah
pecahnya janji dan keinginan menegakkan harga diri
melumpuhkan segala sayang yang pernah bercambah
dan tidak semua selesai dengan kata-kata…

berkembanglah sebuah kisah dengan warna warninya
menjadi biru dan terasa indah
lebih indah dari sejuta mawar yang berkelopak
sehingga suatu hari yang payah
kanvasmu tertumpah dakwatnya

dan disebalik kanvas kosong dan pucat warnanya
ada sejuta warna yang makin pudar sinarnya
berbalam dalam sejuta rasa yang terpendam
memantul tanpa dapat kau tepis
cermin kehidupan yang memancarkan realiti
yang selama kau sorok kau benam dalam diam
kerana waktu itu ada ketentuannya
lambat namun pasti

derunya bergema
mengingatkan apa yang keliru semalam
tidak untuk ditakuti dibayangi dalam tiap langkahmu
namun untuk dihadapi

seputih apa pun dulu, andai pernah kotor
ia bisa bersih kembali dengan kesabaran dan perhatian
kalau kau mahu!!!

*selagi kejora berkerlipan…. … kita masih punya harapan*

~koleksi peribadi kujie~

_________________
Terima kenyataan itu lebih baik dalam mencari kebenaran, demi sebuah ketenangan

Sel Nov 14, 2006 3:54 pm